Skip to main content

Posts

Showing posts from February, 2007

Khianat

Sudah dua bulan ia mengurung diri di kamar hotel. Bukan karena gangguan perasaan yang dialami oleh orang yang mengalami gangguan mental, tetapi ia melarikan diri dari dunia luar. Menutup gordyn rapat-rapat, enggan bertatap dengan apapun apalagi matahari. Mengunci pintu tanpa pernah membukanya, dijadikan sebagai benteng megah penghalau musuh. Menghalau semua petugas hotel untuk membersihkan kamarnya, seolah mereka adalah virus terjangkit tanpa penawar.
Hari ini hatinya agak gelap, tanpa perspektif. Ia lelah dengan segala kepura-puraan. Ia lelah untuk menutupi ini sendirian. Ia jauh dari lingkungan, merasa ditinggalkan, merasa bersalah akan berdosa yang tidak pernah dilakukan. Tidak ada minat pada dunia. Ia seolah-olah kosong dan pikiran destruktif tidak mau berakhir. Ia sedang tidak bisa dipercayai dan mempercayai, tidak bisa menguasai dirinya sendiri. Integrasi hilang, hatinya pecah berkeping-keping seperti butiran pasir yang tidak berhubungan.
Ia terguncang. Selama bertahun-tahun hidup…

Suratku Pada Jenny

My love is a fever, longing still For that which longer nurseth the disease, Feeding on that which doth preserve the ill, Th’ uncertain sickly appetite to please. My reason, the physician to my love, Angry that his prescriptions are not kept, Hath left me, and I desperate now approve. Desire is death, which physic did except. Past cure I am, now reason is past care, And frantic-mad with evermore unrest; My thoughts and my discourse as madmen’s are, At random from the truth vainly expressed: For I have sworn thee fair, and thought thee bright, Who art as black as hell, as dark as night. [William Shakespeare. The Sonnets 147]
Cinta. Lima kata misteri yang belum terpecahkan selama aku hidup 27 tahun di dunia ini. Seperti angin, ia tidak bisa dilihat tetapi hanya dirasakan. Adalah perasaan yang aku rasakan sepermilisekon ketika aku melihat kamu sebagai keindahan kekal pada kreasi artistik Tuhan. Mataku berpautan denganmu ketika aku berada di dalam kereta api menuju Amsterdam sedangkan ka…

Sedikit Fuga

Wah, jarang di update nih blog nya. Soalnya kemaren2 sempet fuga (lupa kemudian berpura2 jadi orang lain) dan lagi engga ada di Bandung. Udah gitu, pake acara lupa password dan id di blogspot lagi. Hehehe.
Sebenernya lagi sibuk ngumpulin masterpiece, mau di dokumentasiin atau dikirim sekalian. Tapi, ntar deh. Lagi on the way. Sebenernya juga udah punya cerpen (yang bukan cerpen juga) yang mau di publish disini. Tapi disini banyak virus, jadi engga berani masukkin flashdisk. Jadi, maafken ini kalau disini lagi rada hambar.

Ya sudah, besok atau lusa ta publish (insya allah). Matur nuwun. Dan matur nuwun sekali lagi buat temen yang hobi banget bilang, "Apdet blognya woi!!"
Ndak sopan :P