Skip to main content

Posts

Showing posts from May, 2007

Diary

dee,

"Mas, kok gk ada kabar?"
"Mas, kemana aja? kok gk nelepon?"
"Mas, telepon aku ya!"
"Mas, aku kangen"
Mas! Maas! Maasss! Arghhhhhhhhhhhhh!!!

Kenapa walaupun mereka tahu kalau kamu sudah punya pacar, mereka masih saja menjual diri seperti itu?
Suatu saat, akan kubunuh itu perempuan2 kecilmu, tuan. AKAN KUBUNUH!!!!!!!!!

Cerita Sebuah Foto: Perempuan Perempuan

Apa rasanya ketika melihat pasangan jalan bergandengan tangan dengan orang lain padahal hubungan dengan Anda belum berakhir dan dari miliyaran probabilitas mengapa Anda harus melihatnya dengan mata kepala sendiri?Bisa saja kutikam dari belakang kedua orang yang berjalan lambat bak pengantin Solo. Bisa saja kutarik kemudian kutampar agar orang lain melihat dan diceritakan ketika mereka sampai ke rumah. Bisa saja aku berteriak dan bersumpah serapah karena orang akan memaklumi bahwa seorang perempuan akan berteriak histeris jika ia menemukan pasangannya berselingkuh. Atau bisa saja aku berlari ke basement untuk mencari mobilnya kemudian memecahkan kacanya.Ternyata dia lupa dengan janji-janji dan harapan yang pernah dia berikan. Bukankah waktu itu ia pernah memohon kalau aku harus terus berada disampingnya? Bukankah ia yang melarangku untuk bergaul dengan laki-laki maupun perempuan? Melakukan tindakan bodoh ala anak smu untuk memohon-mohon aku kembali. Sekarang.. siapa yang pergi?Perempua…

Raya dan Narapidana Galaksi

Raya pergi ke luar galaksi. Ia bertemu dengan seorang narapidana bumi yang diduga kuat mau menghancurkan Bimasakti. Entah kenapa, Raya begitu ingin menemuinya sejak tersiar kabar bahwa ada seorang narapidana hebat yang datang ke galaksi. Narapidana itu dibawa oleh ribuan pasukan Merkuri yang tingginya hanya semata kaki. Dibawa oleh piring terbang, unidentified flying object. Raya tahu, pasti orang-orang bumi ketakutan dan sekarang sedang menyiarkan kabar bahwa ada seseorang tersedot masuk ke dalamnya dan dibawa mengangkasa.
Sebenarnya Raya sudah dilarang keras oleh ibunya, Semesta. Ia juga sudah diwanti-wanti oleh Jagad agar tidak pernah beranjak sedikit pun ke luar galaksi. Di luar galaksi itu hanya ada planet-planet kosong tanpa udara dan basa. Segalanya hambar dan ringan, tidak seperti di dalam Bimasakti yang penuh kehangatan dan gemerlap cahaya bintang. Disana hanya hidup orang-orang yang ditinggalkan, orang-orang yang berdosa, orang-orang yang diasingkan, orang-orang yang bersiap …

Kopi Hitam

Kopi hitam dibuat dari biji kopi. Tanpa campuran apapun, hanya digerus atau digiling. Bisa pakai mesin atau tangan. Jika tidak suka rasa pahit, bisa dicampur dengan gula atau susu sebagai pemanis. Tapi kalau ingin benar-benar pahit, bisa langsung diseduh tanpa campuran apapun. Warnanya akan pekat, biji kopi yang halus akan ikut berputar mengambang searah dengan gerak adukan sendok. Jika tidak diaduk, maka ia mengendap. Seni meminum kopi adalah mencium aromanya terlebih dahulu. Dihirup perlahan kepulan asapnya melalui sensori penciuman, masuk ke sistem limbik di otak kemudian menimbulkan emosi rasa senang. Setelah itu tergoda untuk meminumnya dari ujung cangkir perlahan. Bisa dituangkan di atas piring kecil yang biasanya dipakai sebagai alas cangkir, digoyang perlahan agar tidak terlalu panas kemudian diminum. Rasa panas menyengat bibir namun terobati ketika merasakan rasa pahit sang kopi. Kopi hitam cocok dihidangkan bersama makanan kampung yang ringan, seperti pisang goreng. Rasa manis…

Tentang Nina

“Bagaimana kamu memutuskan suatu keputusan?” tanya saya kepada Nina.
“Hmmm.. saya mendengarkan apa kata orang tua saya.”
“Sebagai nasihat atau karena takut dianggap tidak menghargai orang tua?”
“Hmm.. sepertinya karena takut dianggap tidak menghargai orang tua.”
“Memangnya, pada akhirnya, jika keputusan kamu dalam memilih itu tidak sesuai dengan minat kamu dan kamu tidak berhasil di dalamnya, siapa yang disalahkan?”
“Saya sendiri.”
“Pada akhirnya kamu bertanggung jawab pada diri kamu sendiri, kan?”
“Iya, saya bertanggung jawab pada diri saya.”
“Yang punya otonomi terhadap diri kamu yaitu kamu sendiri, kan?”
“Iya, saya yang punya otonomi terhadap diri saya sendiri.”

Setelah lulus SMA, Nina dihadapkan dengan beberapa pilihan. Menikah, bekerja atau kuliah? Orang tua Nina lebih memilih Nina untuk menikah padahal Nina ingin kuliah seperti teman-temannya. “Untuk meringankan beban orang tua,” kata orang tuanya. Mungkin memang benar, tetapi orang tua Nina hidup di era yang berbeda. Dulu, pendidikan bag…

Prasangka

Pukul enam pada waktu Melbourne aku sudah berada di toko sepatu. Aku pindahkan semua sepatu dari kontainer lalu aku tata rapi di rak toko. Seorang bapak-bapak dengan gaya necis menghampiriku. Ia menyilangkan tangan di dadanya. Ia mengobservasi segala yang ada di toko kemudian menyapaku. Hanya dengan cara pandangnya, aku tahu ia memandang rendahku.
"Dari Indonesia?" Ia bertanya.
"Iya." Jawabku sambil tersenyum kemudian melanjutkan menata sepatu.
"Dari Indramayu ya??"
"Oh.. bukan. Saya dari Bandung," jawabku sambil tersenyum kecut.
"Sudah lama kerja disini?"
"Baru tiga bulan."
"Disini sama keluarga?"
"Oh.. saya masih single."
"Sekarang tinggal dimana?"
"Flat, Pak."
"Memangnya cukup kerja disini untuk bayar flat?" Ia bertanya dengan sinis.
"Oh, saya kerja disini buat jalan-jalan dan uang saku saja."
"Oh.." Tanggapnya singkat.
Walaupun aku tidak memperhatikannya, aku bisa me…