Skip to main content

Geng Motor

Mungkin kamu udah pada liat di berita tentang maraknya geng motor di Bandung?
Jujur aja, itu issue udah lama. Selama ini yang tahu hanya orang Bandungnya saja. Media sekarang layaknya pahlawan kesiangan.
Semenjak saya SMP, nama geng motor Brigez dan XTC sudah sering terdengar (sama seringnya mendengar kakak kelas meninggal karena OD). Selain ada beberapa orang yang saya tahu dia anak geng motor, nama-nama mereka juga sering terlihat di tembok, flyover, pintu toko dan lainnya. Kasus perampokan dan pembunuhan juga sudah lama terdengar, tapi baru sekarang happening karena masuk berita nasional.
Baru saja teman saya membahas tentang geng motor pas kuliah tadi pagi. Dia bilang dia kenal dengan salah satu alumnusnya. Saya ngga tau bener apa engga karena saya belum mencari tahu sejarahnya, teman saya menceritakan asal mula geng motor.
1. XTC adalah singkatan dari Exalt To Coitus (memuliakan/menyembah hubungan senggama). Akar ceritanya karena sekitar tahun 80an, ada buku porno yang sedang marak (temen saya menyebutkan pengarangnya, tapi saya lupa). Nah, pada waktu itu ada salah satu murid ketahuan bawa buku itu ke sekolah kemudian ia ditampar sama guru sekolah. Karena sakit hati, ia mengajak teman-temannya untuk membuat geng XTC.
2. Brigez beda lagi sejarahnya. Diawal dari kekerasan orang tua terhadap anak sehingga si anak melarikan diri dengan membentuk geng motor. Jadi, budayanya geng ini ya salah satunya menyuruh untuk melawan orang tua.
Kedua geng itu membawa samurai dan senjata api dalam operasinya. Dipakainya bukan hanya untuk melawan musuhnya, tapi untuk merampok orang lain. Merampok pun bukan harta saja yang diambil, tapi nyawa juga.
Beberapa hari yang lalu, salah satu anggota geng motor diwawancarai di berita Lativi. Wartawan mengajukan pertanyaan, "Kenapa Anda melakukan itu?"
Dan dia menjawab, "Biasa lah.. anak muda."
WTF? Jujur saja, ini jawaban yang sangat dangkal. Apalagi dia berbicara sambil cengengesan. Kayaknya ringan banget dia ngomong kayak gitu. Dimana sih otaknya? Apa otaknya sudah dimakan gengsi karena masuk geng motor?
Lalu kenapa sih ini semua terbentuk?
Mungkin kalau tidak ada kekerasan dari pendidik atau orang tua, ngga akan ada yang namanya geng motor. Api jangan dilawan dengan api, kekerasan jangan dilawan dengan kekerasan. Ketika seorang anak dipukul, harga dirinya tersinggung dan ego-nya semakin naik. Ada perasaan tidak terima dihatinya (walaupun dia diam saja) kemudian disimpan dan menjadi dendam. Bayangkan kamu ditampar dosen kamu karena kamu terlambat masuk kuliah. Worth it ngga? Masalah kekerasan yang dilakukan guru (menampar atau memukul) pernah saya lihat langsung. Waktu saya SMP, saya pernah dirazia kemudian disetrap di ruang guru. Saya sih cuma telanjang kaki aja di ruang guru yang lantainya marmer. Memang ngga dipukul tapi disuruh berdiri selama dua jam rasanya darah turun ke kaki semua. Kakak kelas yang berdiri disebelah saya yang dihukum karena rambutnya panjang melebihi telinga. Kemudian ia dipanggil untuk mendekati si guru. Si guru mengambil gunting kemudian menggunting acak dan dilanjutkan dengan menampar.
Why oh why? Kenapa oh kenapa?
Kalau engga mau dipukul, ya jangan pukul orang lain. Kalau mau dihargai, ya hargailah orang lain. Coba kalau pendidik memberi hukuman yaitu analisis tiga buah jurnal, mengadakan penelitian, soal matematika 100 buah, presentasi mendadak atau membuat senyawa kimia baru. Mungkin si anak ngga akan dendam karena hukuman masuknya ke otak, bukan ke hati. Karena mereka mendapat hasil yaitu memperluas kesadaran dan menjadi mengetahui sesuatu sedangkan hukuman fisik malah memperkecil kesadaran. Dipikirannya hanya akan ada perasaan negatif dan dendam.
Lucunya, dinas pendidikan mengeluarkan surat untuk disebarkan ke sekolah-sekolah dan memberi tahu bahwa anak yang terlibat geng motor mendapatkan sanksi dikeluarkan dari sekolah. Kalau kata saya sih, solusi yang non sense! Kenapa?
1. Apa keluar dari sekolah bisa membuat anak berhenti atau keluar dari geng motor?
2. Apa keluar dari sekolah bisa menurunkan kriminalitas? Maaf ya bapak-bapak di dinas pendidikan, setahu saya.. ini malah akan membuat kriminalitas naik. Orang yang tidak berpendidikan jago dalam kriminalitas berdarah-darah sedangkan orang yang berpendidikan jago dalam kriminalitas nilep duit negara.
3. Ternyata pendidikan tidak memberi solusi. Karena mengeluarkan anak dari sekolah malah akan menambah hancur masa depannya. Sudah hancur malah dibuat semakin hancur.
4. Saya pikir, mereka ngga takut tuh dengan ancaman keluar dari sekolah. Karena kalau sudah ada mind set melawan orang tua dan guru, ya buat apa sekolah? Mending jalan-jalan naik motor daripada menghabiskan waktu dan belajar di sekolah.
Seharusnya pendidik (terutama orang tua) mendekatkan diri sama anak. Coba ajak diskusi atau memberikan perhatian karena si anak tidak akan lari ke orang lain yang mau mendengarkan. Gunanya geng itu untuk apa sih? Ya apalagi selain untuk mencari teman yang satu nasib, teman yang mau mendengarkan, merasa nyaman dan merasa diterima. Pernah lihat video penerimaan anggota baru geng motor? Mereka sepertinya ngga masalah dipukuli seniornya. Ini demi identitas dan konformitas, agar mereka bisa dianggap hebat dan nomer 1. Orang tua ngga berhak melarang anaknya untuk tinggal di rumah sementara dia sendiri keluyuran sampai malam. Guru engga berhak melarang anak didiknya untuk tidak terlambat tapi dia sendiri terlambat.
Sebagai warga Bandung, saya jadi makin cemas karena berita ini udah masuk berita nasional. Karena mereka semakin dikenal, maka prestige mereka semakin naik. Ada kemungkinan yang masuk geng motor akan bertambah lagi. Ingat, tayangan kriminal bukan malah mengurangi kriminal itu sendiri, tapi membuatnya naik. Berita tentang suicide bukan malah mengurangi suicide, tapi semakin banyak orang yang suicide. Kadang media mengemasnya dengan sangat menarik dan ciamik sampai lupa dengan pesan negatifnya.
Well, ini bukan teori yang harus diingat-ingat atau dijadikan kontraversi. Ini hanya sebuah pendapat pribadi. Jujur, sekarang rada parno pulang malem. Apalagi lewat jalan-jalan besar yang biasanya dipakai untuk balapan. Lebih baik pulang dan menonton berita meletusnya anak Krakatau.

Comments

adit said…
bukan cuma udah berita nasional aja. Udah masuk berita regional malah. Kemaren nonton di StarNews Asia tentang grup motor ini. Dan saya inget banget tuh si yang cengengesan. Tanpa rasa dosa, bahkan kayak merasa jadi selebrity masuk tivi.

btw, blognya bagus nih.. saya add ke blogroll ya :)

Keep up the good writing! :)
pushandaka said…
Kalo aku berpendapat, ini semua bermula dari tindak kekerasan. Entah itu kekerasan psikis maupun pisik. Tindakan itu akan menghasilkan reaksi yang gak jauh2 dari kekerasan.
Bukan berarti aku belain genk motor itu. Itu udah sama aja dengan organisasi kriminal.
Cuma sekarang, gimana caranya kita stop kekerasan. Misalnya ngasih tau anak salah ngomong, bukan dengan cara menampar kan? Si anak bukannya ngerti apa salahnya, malah jadi sakit hati.
Raffaell said…
Yang tertib kayaknya geng motor Tiger yah, cuman kadang ada juga yang 1 ato 2 orang yang suka ugal ugalan, jadi yaaa..... gimana, namanya juga manusia, individu.. hehe
kalau ada yang niat bikinin ini jadi film seru juga. tapi nanti para preman motornya pada ketawa bangga malahan ... hhhhsahhayshahsahs
macangadungan said…
waaa... gw suka postingan yg ini. bner bgt!! klo remaja yg salah jalan malah dikerasin, maka dy bakal ngebales 2 kli lipat.

ya bgtulah ni, klo mreka ngerasa ga aman di rumah..biasanya mreka bikin geng. soalnya dgn geng justru mereka mendapat "keamanan" dr geng mreka itu.
sohib gw soalnya ada yg bgtu...
Anang said…
yang terlintas dalam pikiran saat mendengar geng motor adalah ngeri

Popular posts from this blog

Mirna.Sabrina.RealitaMedia

[Untuk mengenali tokoh, silahkan baca post sebelumnya]
Hari ini aku menghabiskan hari dengan menonton vcd di komputerku. Film yang aku tonton adalah film-film thriller psikologi. Bejo meminjamkan beberapa untuk satu minggu. Mataku terasa lelah, aku memutuskan untuk tidur. Namun sebelum aku sempat menutup mata, pintu kamarku diketuk.
Tok.. tok..
“Ya?” Aku bangun dari tempat tidur lalu melangkah gontai ke pintu lalu membukanya. Ada seulas senyum disana. Senyum sahabatku. Senyum yang hiperbola. Senyum yang menandakan butuh sesuatu. Senyumnya Sabrina.
Sabrina langsung membuka sepatunya dan menjatuhkan diri ke tempat tidurku.
“Ya ampuuunn.. siang bolong gini tidur.”
“Ralat.. hampir tidur!”
“Kok hampir sih? Tidur kok nanggung?”
“Ya kalau gue tidur, siapa yang mau buka pintu lo?”
Sabrina tertawa.
Sabrina adalah sahabat baikku. Aku, Sabrina dan Bejo selalu bersama-sama. Seperti Bejo, Sabrina dari Jakarta. Seperti Bejo, Sabrina pernah kuliah. Tapi ia mengambil jurusan yang berbeda dikampusnya sekarang.
“…

Hi, Mucocele

Jadi, belakang ini saya bolak-balik rumah sakit karena ada sebuah benjolan di bibir bawah saya. Biasalah, saya ini tipikal orang lama, yang mudah menganggap benjolan sama dengan kanker, makanya saya periksakan diri ke dokter. Sebagai wartawan yang sering wawacara masalah kesehatan, saya menyadari kalau deteksi dini lebih baik daripada terlambat karena bisa ditangani dengan cepat. Walaupun hasil diagnosisnya menggetarkan hati, setidaknya jadi tahu apa yang dilakukan.

Dulu bibir bawah saya pernah bengkak. Saya pergi ke dokter umum di RS Pondok Indah Puri Indah. Bengkak lho ya, bukan benjol. Kata dokternya ini perpaduan sariawan sama pembengkakan jerawat di daerah dagu. Kebetulan saya lagi jerawatan. Duh, malu. Sama dokternya dikasih obat minum dan obat oles yang berbentuk gel dan rasanya manis. Hanya beberapa hari saja, bengkak sudah mengempis dan yang penting udah enggak sakit lagi. Ah, ini mah manja aja pengen buang-buang jatah asuransi. Cis.

Nah, kalau yang kemarin ini adalah benjola…

Pap Smear Pertama Kali. Menakutkan 'Kah?

Jadi saya mau cerita pengalaman saya tes pap smear untuk pertama kali. Karena tulisannya akan bercerita tentang vagina, tolong disikapi secara ilmiah ya. Haha. Eh ini berbahaya lho, jadi tidak boleh tabu.

Pap smear adalah hal yang perlu dilakukan oleh semua wanita, terutama yang sudah berhubungan seks. Bukan setelah menikah saja, karena banyak 'kan yang sudah berhubungan seks sebelum menikah? Hehe. Pap smear berguna sebagai pemeriksaan awal apakah seseorang mengidap kanker serviks (mulut rahim) atau tidak. Nah, kanker serviks dan kanker payudara ini adalah penyakit yang banyak merenggut nyawa wanita. Jadi sebaiknya deteksi dini dilakukan sebelum terlambat!

Jadi, sebelumnya saya sudah tahu info tentang bahaya kanker serviks karena saya pernah liputan tentang berbagai penyakit di kandungan dan wawancara dokter kandungan di sebuah rumah sakit di Jakarta Utara. Banyak wanita yang datang terlambat ke dokter karena kanker ini tidak berasa. Nyeri, terutama di daerah panggul, baru dirasak…