Skip to main content

Posts

Showing posts from January, 2008

Perempuan Punya Cerita

Ternyata saya lebih suka nonton film seperti ini dibandingkan The Golden Compass (pada saat itu dilematis mau nonton film ini atau The Golden Compass, sampai sms orang segala buat minta pendapat) karena ingin mendapatkan sesuatu yang lain. Apalagi ini buatan dalam negeri.
Film ini terdiri dari empat cerita yang berbeda namun memiliki tema yang sama: perempuan sebagai objek seks.
Cerita pertama mengenai seorang bidan yang bernama Sumantri (Rieke Dyah Pitaloka) yang melindungi seorang perempuan gila (Rachel Maryam) yang diperkosa oleh pemuda sekitar. Jujur aja, nonton film ini bawaannya keseeeeelll dan sebeeelll banget! Bukan karena jelek, tapi karena jalan cerita yang menunjukkan kalau laki-laki menjadikan wanita sebagai objek seks dan wanita dipandang rendah. Saya pikir, mungkin orang-orang di kota boleh protes akan ketidakadilan. Tapi orang-orang yang ada di pedalaman dengan norma yang masih kental?
Cerita kedua mengenai seorang wartawan yang meliput kehidupan seks remaja SMA di Yogyaka…

Kelas Mimpi

Di psikologi, mimpi menjadi bahasan penting. Psikologi (terutama aliran psikoanalisa) mengutamakan alam bawah sadar sebagai pusat konflik manusia. Trauma masa kecil, keinginan seksual, dan keinginan agresi masuk ke dalam alam bawah sadar. Cara mengungkapkan alam bawah sadar bisa dengan asosiasi bebas, hipnosis, dan interpretasi mimpi.
Entah kenapa, saya minat sekali dengan mimpi. Pertanyaan yang sering saya kemukakan adalah mengenai mimpi. Misalnya darimana sih Freud menginterpretasikannya? Bukankah setiap orang tidak bermimpi setiap harinya dan bisa lupa? Lalu bagaimana jika klien memodifikasi jalan cerita mimpinya?
Sama seperti di kelas, membahas mimpi itu memang tidak ada habisnya. Sayangnya disini belum ada kelas khusus psikologi mimpi. Adanya psikologi transpersonal, yang sedikit membahas tentang mimpi.
Kemarin, beberapa adik kelas saya presentasi mengenai pengalaman transpersonalnya dengan menggunakan metode jurnal mimpi. Jadi metodenya tuh setiap kita mimpi harus ditulis seperti d…

Dilarang Punya Anak

Tiba-tiba saya kepikiran kalau saya jadi presiden. Untuk menyikapi pertumbuhan penduduk karena KB kok kayaknya kurang mempan dan banyaknya anak terlantar di jalanan, mungkin saya akan membuat larangan untuk punya anak kalau:
1. Belum menikah.
2. Sudah menikah tapi belum punya pekerjaan.
3. Sudah punya anak lebih dari dua.
4. Sudah punya anak lebih dari dua dan hamil di usia tua pula.
5. Tidak berpendidikan sehingga tidak bisa mendidik anak.
6. Miskin sehingga tidak bisa mengurus dan membiayai sekolah anak.
7. Ingin punya anak dengan alasan anak membawa rezeki.
8. Punya anak terlalu muda hanya karena takut beda jauh dengan anak.
9. Bikin anak dulu baru dinikahkan.
10. Konon inteligensi diturunkan dari orang tua. Jadi kalau orang tuanya tidak pintar, lebih baik tidak usah. Daripada mencetak generasi yang semakin lama semakin terpuruk inteligensinya.
Mungkin Presiden kita susah mengurus negara karena jumlah penduduk yang tidak berkualitasnya kebanyakan. Data BPS terakhir menunjukkan bahwa tingkat k…

Mereka Bilang, Saya Monyet!

Kemarin saya nonton filmnya Djenar Maesa Ayu yang judulnya Mereka Bilang, Saya Monyet! Ada yang sudah nonton?
Saya nontonnya di Blitzmegaplex. Tahu dong segimana gedenya itu bioskop? Nah, pas saya masuk, kok engga ada orang. Beberapa lama kemudian ada perempuan dateng dan duduk beberapa baris di depan saya. Untungnya kakinya napak dan tidak tertawa mengikik sambil melihat saya dengan mata penuh darah. Dia normal dan sehat walafiat. Dan ketika hampir mulai, ada tiga orang anak sma yang datang. Jadi, total dari keseluruhan kursi yang berjumlah ratusan, isinya cuman lima.
Seperti yang kita tahu, Djenar ini penulis yang blak-blakan dalam menulis mengenai seksualitas. Oleh karena itu, ini film dikategorikan film untuk dewasa karena mengandung seks, alkohol, dan rokok. Tapi film ini lebih mending dibandingkan 3 Hari Untuk Selamanya.
Djenar bekerja sama dengan Indra Herlambang. Sebelumnya saya tidak mengira Indra Herlambang bisa menulis. Tapi ketika membaca buku Rahasia Bulan, he's a great …

Ironi

Kemarin saya masuk kelas filsafat. Saya dan teman-teman saya bahas mengenai tokoh-tokoh filsafat. Tapi ada bahasan yang lucu, mengenai teman-teman saya yang membahas Heidegger dan Jaspers.
Jaspers mengemukakan mengenai 'kesejatian'. Intinya kita memang makhluk sosial dan kita berinteraksi dengan orang lain, tapi jangan sampai hilang kesejatian. Jangan ketika orang lain mengatakan A, kita ikut mengatakan A tanpa tahu artinya. Dan inilah krisis yang dialami manusia zaman sekarang ini.
Lalu Heidegger mengemukakan 'terlarut dalam kehidupan sehari-hari'. Intinya manusia jika terlarut dalam keseharian akan lupa dengan 'keberadaan dirinya' (dasein). Heidegger bilang kalau kita ini seperti orang yang sedang mendayung kapal kecil yang berada di lautan. Ombaknya adalah keseharian dan mendayung kapalnya adalah kita. Kita harus mendayung dan jangan mengikuti arus.
Menurut saya, kesimpulan dari dua tokoh diatas tuh mengajarkan kita untuk - walaupun kita ini berinteraksi dengan…

Curhat Cengeng

Sebelumnya bagi orang-orang yang tidak suka membaca curhatan cengeng kisah percintaan, sebaiknya tidak usah dilanjutkan membaca. Sebenarnya ini hanya bersifat temporer. Tapi jika tidak suka silahkan klik tanda silang di kanan atas, kemudian datang lagi kemari ketika post ini sudah berpindah ke page berikutnya.
Duileh, defense mechanisme-nya banyak bener, Nia?
Blog juga bisa berfungsi sebagai tempat pelampiasan emosi kan? :)
Ok. Saya akan cerita secara singkat walaupun nyakitin. Diakhir tahun ini, orang yang sayangi meninggalkan saya dengan sikap yang ia tunjukkan. Ia mengabaikan saya dengan cara memberikan perhatian yang kurang, ketidakacuhannya, terakhir kali menghubungi hanya karena ada perlunya, bilang sayang hanya untuk basa basi dan melunakkan hati, hanya meng-sms kalau saya duluan yang nge-sms, dan lainnya. Belon lagi dengan segala kebohongan. Kenapa orang harus berbohong? Kenapa orang ngga bisa jujur sama orang lain yang jelas-jelas dia tau kalo orang itu bakal tetep sayang sama d…