Skip to main content

Komik

Definisi hemat mengenai komik adalah cerita yang bergambar. Komik yang familiar bagi gw adalah komik-komik jepang, karena komik-komik itu selalu ada di setiap tempat peminjaman buku.
Gw adalah tipe orang yang enggak suka komik, entah kenapa. Gw pernah membaca komik seperti Candy-candy, Pop Corn, Kungfu Boy, sampai sekitar setahun yang lalu gw baca Kyo Samurai Deeper dan Monster. Itu pun enggak habis semuanya karena keburu bete nunggu edisi selanjutnya.
Gw hanya tidak suka komik. Rasanya ribet, berburu dengan gambar dan teks kecil-kecil, dan apalagi untuk serial cantik yang terlalu menghanyutkan sehingga rasanya gw pernah bingung membedakan antara realita dan dunia maya.
Seperti kemarin ini, gw pergi ke Public Book sama temen gw. Kalau kesana, dia selalu pinjam Conan. Selalu Conan. Gw kira dengan ke-maniak-annya dengan Conan bisa membuatnya berpikir seperti detektif, namun ternyata tidak. Sama seperti temen-temen gw yang lain. Sambil nunggu kuliah, mereka baca komik. Nunggu apa, mereka baca komik. Mau apa, mereka baca komik. Ini itu, mereka baca komik.
Apalagi sekarang banyak banget komik-komik, dari yang bikin orang Indonesia dengan nama samaran Jepang, yang membuat semakin banyak pilihan dan semakin bingung. Gw mencoba menghayati membaca komik dengan bertanya ke penjaga Public Book, "Komik yang bagus apaan ya? Komik mana yang sering dibaca sama orang-orang?" tapi hasilnya sama saja, gw tidak suka komik.
Temen-temen gw bilang kalau gw belagu, karena gw selalu pinjam novel. Bagi gw, bukan belagu, tapi itu suatu bentuk ketidakmampuan gw mencampuradukkan antara gambar dan tulisan. Masih mending kalau membaca komik strip, yang hanya dua-tiga kolom, ceritanya selesai.
Ya... setiap orang kan punya kesukaan masing-masing, mungkin pada bagian ini, gw masuk ke kategori yang tidak suka.
Oh ya, gw punya temen nih yang suka gambar-gambar komik gitu. Silahkan berkunjung ke: http://www.ericbdg.blogspot.com/

Comments

Extraordinary said…
wah...anda senasib sama sayah....otak saya juga tidak dirancang untuk mengerti komik. biz suka salah aca balon2 kata yang ada di komik. bingun mana ercakapan yang duluan dibaca...hehehehe
teman2 sekitar kita gila komik loh. mereka bisa baca 10-15 komik dalam sehari. pengarangnya biki satu buku mpe bulanan, mereka hanya 1 jam saja membacanya..benar2 tidak menghargai pengarangnya yang dengan susah payah menggambar....
yah....kemampuan orang beda2...
btw, aku sempet bt...banget ama komik...coz remind me of...someone who...(u know lah)..hehehe curhat lagi...damai ah....
Anonymous said…
wah buni, saya merasa tersepet.. hehehe, sebagai orang yang lebih sering minjem komik daripada novel. Soal selera sih ya, tiap orang beda2..
Betewe, boleh pinjem DVD ugly betty tea ga? (hihihi, ngotot, tapi klo ga boleh juga gpp kok tman =))

-ceu2-
Erick S. said…
Namanya juga selera, pasti beda-beda. Yang jelas kalo utk komik yang ukuran kecil kaya manga 21st Century Boy, gw lebih baca tulisanya daripada gambarnya, beda banget sama komik Storm, kadang suka ada gambar sehalaman penuh, tanpa teks...
Eh btw tenkyu yah blog gw sudah dimuat.
mynameisnia said…
@ceu2: iya.. dirimu itu kalo sudah baca, tampaknya tidak bisa diganggu. hehehe.

@erick: mungkin gw lebih suka gambar penuh, tapi sedikit teksnya kali ya. iya, same2
aVank said…
wkwkwk
finally dapet juga si pembenci komik
well done


mestiny bikin konprensi pers anti komik ;))
mynameisnia said…
lo jg gak?

kalo iya, welkom to the club deh. haha.

Popular posts from this blog

Mirna.Sabrina.RealitaMedia

[Untuk mengenali tokoh, silahkan baca post sebelumnya]
Hari ini aku menghabiskan hari dengan menonton vcd di komputerku. Film yang aku tonton adalah film-film thriller psikologi. Bejo meminjamkan beberapa untuk satu minggu. Mataku terasa lelah, aku memutuskan untuk tidur. Namun sebelum aku sempat menutup mata, pintu kamarku diketuk.
Tok.. tok..
“Ya?” Aku bangun dari tempat tidur lalu melangkah gontai ke pintu lalu membukanya. Ada seulas senyum disana. Senyum sahabatku. Senyum yang hiperbola. Senyum yang menandakan butuh sesuatu. Senyumnya Sabrina.
Sabrina langsung membuka sepatunya dan menjatuhkan diri ke tempat tidurku.
“Ya ampuuunn.. siang bolong gini tidur.”
“Ralat.. hampir tidur!”
“Kok hampir sih? Tidur kok nanggung?”
“Ya kalau gue tidur, siapa yang mau buka pintu lo?”
Sabrina tertawa.
Sabrina adalah sahabat baikku. Aku, Sabrina dan Bejo selalu bersama-sama. Seperti Bejo, Sabrina dari Jakarta. Seperti Bejo, Sabrina pernah kuliah. Tapi ia mengambil jurusan yang berbeda dikampusnya sekarang.
“…

Hi, Mucocele

Jadi, belakang ini saya bolak-balik rumah sakit karena ada sebuah benjolan di bibir bawah saya. Biasalah, saya ini tipikal orang lama, yang mudah menganggap benjolan sama dengan kanker, makanya saya periksakan diri ke dokter. Sebagai wartawan yang sering wawacara masalah kesehatan, saya menyadari kalau deteksi dini lebih baik daripada terlambat karena bisa ditangani dengan cepat. Walaupun hasil diagnosisnya menggetarkan hati, setidaknya jadi tahu apa yang dilakukan.

Dulu bibir bawah saya pernah bengkak. Saya pergi ke dokter umum di RS Pondok Indah Puri Indah. Bengkak lho ya, bukan benjol. Kata dokternya ini perpaduan sariawan sama pembengkakan jerawat di daerah dagu. Kebetulan saya lagi jerawatan. Duh, malu. Sama dokternya dikasih obat minum dan obat oles yang berbentuk gel dan rasanya manis. Hanya beberapa hari saja, bengkak sudah mengempis dan yang penting udah enggak sakit lagi. Ah, ini mah manja aja pengen buang-buang jatah asuransi. Cis.

Nah, kalau yang kemarin ini adalah benjola…

Pap Smear Pertama Kali. Menakutkan 'Kah?

Jadi saya mau cerita pengalaman saya tes pap smear untuk pertama kali. Karena tulisannya akan bercerita tentang vagina, tolong disikapi secara ilmiah ya. Haha. Eh ini berbahaya lho, jadi tidak boleh tabu.

Pap smear adalah hal yang perlu dilakukan oleh semua wanita, terutama yang sudah berhubungan seks. Bukan setelah menikah saja, karena banyak 'kan yang sudah berhubungan seks sebelum menikah? Hehe. Pap smear berguna sebagai pemeriksaan awal apakah seseorang mengidap kanker serviks (mulut rahim) atau tidak. Nah, kanker serviks dan kanker payudara ini adalah penyakit yang banyak merenggut nyawa wanita. Jadi sebaiknya deteksi dini dilakukan sebelum terlambat!

Jadi, sebelumnya saya sudah tahu info tentang bahaya kanker serviks karena saya pernah liputan tentang berbagai penyakit di kandungan dan wawancara dokter kandungan di sebuah rumah sakit di Jakarta Utara. Banyak wanita yang datang terlambat ke dokter karena kanker ini tidak berasa. Nyeri, terutama di daerah panggul, baru dirasak…