Once



"Have you ever seen this movie?" tanya teman saya, seorang warga negara Belanda.
"Frankly, I don't know."
Ternyata bukan Elsie saja, tapi teman-teman the circle juga bertanya. Ketika menjawab belum, mereka merekomendasikan saya untuk nonton film ini. Kalau ada rating untuk rekomendasi, pasti ada lima bintang yang artinya: Very Highly Recomended Movie.
Akhirnya saya mendapat pinjaman dari seorang teman. Saya menerimanya dan saya menontonnya bersama saudara-saudara saya ketika lebaran. Ceritanya begini, teman-teman.
Ada seorang penyanyi jalanan yang menciptakan lagu-lagunya sendiri. Ia (laki-laki) khusus menyanyikan lagu ciptaannya di malam hari dengan alasan bahwa orang-orang hanya ingin mendengar lagu yang mereka kenal di siang hari. Ternyata ada seorang perempuan yang mendengarkannya bernyanyi dan sangat menyukai lagu itu. Perempuan itu bertanya apakah laki-laki itu menulis lagunya dan untuk siapa. Laki-laki itu berkata tidak tapi si perempuan tidak percaya. Setelah melakukan pembicaraan kecil, laki-laki bercerita kalau ia bekerja sebagai tukang yang memperbaiki vacuum cleaner. Si perempuan terkejut atas kebetulan ini karena ia memiliki vacuum cleaner yang rusak dan bertanya apakah laki-laki itu mau memperbaikinya.
Keesokan harinya mereka bertemu dan mengobrol sampai laki-laki itu tahu bahwa perempuan jago bermain piano dan ia sangat ingin mendengarkan. Ketika sang perempuan bermain piano, laki-laki itu meminta si perempuan untuk menambahkan irama piano di lagu barunya. Hubungan berjalan seperti itu terus sampai mereka rekaman dan membuat album.
Tokoh laki-laki digambarkan sebagai seorang pria yang ditinggalkan oleh pacarnya karena pria lain. Ia sangat sakit hati dan merasa kesepian sehingga ia menciptakan lagu-lagu untuk perempuan itu. Sedangkan perempuan digambarkan sebagai seorang perempuan muda, imigran dari Ceko, yang sudah mempunyai satu orang anak perempuan dan berpisah dengan suaminya. Disini jelas jalan cerita akan dibawa kemana. Dua orang yang kesepian yang sering bertemu pasti akan timbul chemistry. Pasti witing tresno jalaran soko kulino (ini bahasa jawa ya, bukan bahasa Ceko).
Secara keseluruhan, film ini sederhana, manis, dan tidak ada adegan percintaan yang kompleks dan berlebihan. Akhir cerita pun happy ending. Sama seperti film Juno, lagu di film ini bagus-bagus. Tidak heran lagu-lagunya dinominasikan Grammy Awards. And those songs are overwhelmed! Lagu dalam film ini tidak hanya sebagai background atau pemanis saja, tetapi menjadi tema utama karena film ini adalah film musikal. Dan lucunya, tokoh-tokoh film tidak diberi nama - kecuali anak dari perempuan Ceko itu. Jadi hanya tertulis 'guy', 'girl', 'guy's dad' di kreditnya.
Dan ini menjadi film terbaik saya setelah Juno dan Stardust. And yes, this is very highly recomended movie.

Comments

stey said…
belom liat filmnya tapi soundtracknya killing banget katanya?
mynameisnia said…
bangettt, stey!!
minidoor said…
sy juga suka film ini :)
btw, udah nonton August Rush blom? film ttg musik jg dan inspiratif.. wajib nonton :D

btw, udah lama blog mu aku link :D
dulu aku maen sini wkt blogku msh di FS, lam kenal ya Nia :)
mynameisnia said…
Hey, welkom bacckk, minidoor.

Iya ya, dulu di fs, jadi harus log in kalau mau comment. Ya uda, kita tuker2an link ya, biar saling mengunjungi satu sama lain. Hehe.
jek said…
gw tadi malem baru nonton!
emang c bagus, tapi kurang digarap sisi sinematografinya, jadi mirip kayak film indie gitu(emang film indie ya?) tapi soundtracknya emang jos!
(apa emang titik beratnya di soundtrack yak?)
mynameisnia said…
Ah, bung jek ini banyak bertanya. Hehehe.

Popular Posts