Rasisme Kulit Hitam


Kemarin saya membaca koran Pikiran Rakyat di rubrik Luar Negeri. Disana diungkapkan sebagai berikut:

MEMPHIS, (PRLM).- Dua pemuda dari kelompok neo-nazi ditangkap dan dikenakan tuduhan merencanakan pembunuhan besar-besaran di beberapa negara bagian di AS. Hal itu dikatakan pihak keamanan di Memphis Tennessee, Senin (27/10).

Kedua pemuda tersebut, Daniel Cowart (20) dan Paul Scheessman (18) merencanakan pembunuhan terhadap 88 orang berkulit hitam di berbagai negara bagian dan salah satu calon korban, adalah capres Partai Demokrat saat ini, Barrack Obama.

Pembunuhan terhadap Obama direncanakan dilakukan dengan menggunakan kendaraan yang dilarikan ke arah Barrack Obama. Keduanya kemudian akan melepaskan tembakan ke arah Obama dari jarak dekat lewat jendela mobil.

Keduanya telah dihadirkan pada sidang di Memphis, Senin waktu setempat dan menolak mendapat kesempatan bebas dengan jaminan untuk sementara waktu.

Rencana pembunuhan terhadap Obama tersebut merupakan yang kedua kalinya bagi senator asal negara bagian Illinois. (A-26).***


Lebih hebatnya lagi, di koran ditampilkan bagaimana seorang anak muda dengan rambut plontos (skinhead)- yang mana sangat identik dengan Neo-Nazi namun tidak semua, lalu tergambar sebuah lambang Nazi di bahu kanannya sambil memegang senjata. Disana lebih lengkap disebutkan bahwa kedua pemuda itu bertemu di internet dan menemukan kecocokan ketika membicarakan kekuatan ras kulit putih.

Memang sebelumnya sering terdengar ancaman akan terjadi pembunuhan jika Obama menjadi presiden. Mengapa? Karena Obama berkulit hitam.

Rupanya rasisme di Amerika ini masih sangat kental. Rasisme adalah suatu sistem kepercayaan atau doktrin yang menyatakan bahwa perbedaan biologis yang melekat pada ras manusia menentukan pencapaian budaya atau individu – bahwa suatu ras tertentu lebih superior dan memiliki hak untuk mengatur yang lainnya [1]. Istilah rasisme ini baru keluar pada tahun 1930-an. Pada waktu itu istilah tersebut diperlukan untuk menggambarkan "teori-teori rasis" yang dipakai orang-orang Nazi melakukan pembantaian terhadap orang Yahudi [2]. Warna kulit dengan status perbudakan seolah-olah berkaitan dan seolah-olah orang-orang Afrika diklaim telah ditakdirkan sebagai ras budak. Klaim itu anehnya terus diakui kebenarannya dan kemudian menjadi justifikasi rasisme. Around this in the era of slavery a whole system of beliefs was erected which attempted to prove that blacks were less intelligent than whites, with smaller brains and a capacity only for manual labour. They were seen, moreover, as uncivilised and barbaric [3]. Mungkin jika keadaan ini terus berlangsung dengan parah, akan terjadi genosida yaitu sebuah pembantaian besar-besaran sistematis terhadap satu suku bangsa atau kelompok dengan maksud memunahkan (membuat punah) bangsa tersebut.

Selain itu, sejarah rasisme warna kulit hitam dikaitkan dengan dosa Ham. Begini ceritanya dalam Genesis 9: 20-27
Nuh mempunyai 3 orang anak yaitu Sem, Ham, Yafet. Ketika Nuh mabuk karena anggur, ia mendapati Ham sedang tidur sama ibunya. Ham dikutuk untuk menjadi budak (servant) beserta keturunannya. Dan Ham itu berkulit hitam - Ham was distinct from his brothers in his dark complexion [4]. Many people began referring to the afflicted black race, namely those descended of slaves, as "the children of Ham".
Begitukah, kawan-kawan? Jika salah, mohon dikoreksi ya.

Mengapa 88 orang kulit hitam yang ditunjuk oleh pemuda itu? Karena 8 dalam alfabet menunjuk pada huruf H. 88 berarti HH yang merepresentasikan Hail Hitler. Berarti ini gara-gara Hitler yang salah mengerti filsafat Nietzsche mengenai manusia unggul. Padahal maksud Nietzsche adalah untuk melahirkan manusia unggul yaitu dengan cara melahirkan dirinya untuk terus-menerus menjadi manusiawi. Tidak berlindung dibalik kekuatan orang lain atau sembunyi dibalik norma-norma yang bisa mengecilkan potensi diri. Dibaca sampai habis enggak sih buku Zarathustra-nya Nietzsche, Hit?

Mau dibilang jangan mendiskriminasikan kulit hitam, pasti susah. Karena tidak mudah mengubah prasangka masyarakat yang sudah mengakar begitu lama. Jangankan hitam-putih, yang sesama putih tapi beda budaya saja saling berprasangka.

What is great in man is that he is a bridge and not a goal; what is lovable in man is that he is an over-going and down-going - (Nietzsche)

Source 1
Source 2
Source 3
Source 4
Picture

Thanks to: Frisky Kaunang, for teaching me so patiently.

Comments

vendy said…
punkers salah alamat, gini jadinya. mungkin mereka sendiri ga paham apa maksud dan tujuan mereka sendiri.
mynameisnia said…
Berpakaian working class image sih gpp, tapi kalo working class minded ya...
Begy said…
Latest info: Barack Obama is the elected US President! Having Oprah on ur back does help u to be chosen as president. I think.
mynameisnia said…
Wah? Masa iya karena Oprah?

Gila, powerful sekali wanita itu.
Begy said…
I said (or typed. oh whatevs) I think.

But this is fact, not thought:
"Winfrey was called "arguably the world's most powerful woman" by CNN and Time.com

"arguably the most influential woman in the world" by the American Spectator

"one of the 100 people who most influenced the 20th Century" AND "one of the most influential people" of 2004, 2005, 2006, 2007 and 2008 by Time.

Winfrey is the ONLY person in the world to have made all six lists (she beats Bush, Gates, Clinton, Mandela, Obama, even the Pope)."

There.
mynameisnia said…
Oh, ok.

Popular Posts