Skip to main content

Five People You Meet In Heaven

Novel yang ditulis oleh Mitch Albom ini bercerita tentang Eddie, seorang maintenance taman hiburan Ruby Pier yang meninggal akibat kecelakaan demi menyelamatkan seorang anak. Setelah meninggal, Eddie ke surga dan bertemu orang-orang yang berpengaruh pada keberlangsungan hidupnya sampai usianya 83 tahun. Dengan karakteristik masing-masing, orang-orang tersebut adalah The Blue Man - seorang manusia yang meminum nitrat perak hingga membiru, kapten ketika Eddie berperang, Ruby, Marguerite - seorang istri yang sangat dicintainya, dan Tala.

Setiap orang yang ditemui di surga menjelaskan kepada Eddie bagaimana sesuatu terjadi terutama hal-hal yang berpengaruh kepada keberlangsungan hidup Eddie. Misalnya kapten perang yang mati menginjak ranjau karena harus turun dari mobil dan membuka gerbang. Jika ranjau tidak terinjak kapten tetapi digilas oleh roda mobil, tentu orang-orang yang berada di dalamnya - termasuk Eddie - akan meninggal.

Secara garis besar, seperti yang pernah saya tuliskan sebelumnya bahwa dunia ini saling berhubungan dan semua adalah satu, ditekankan bahwa orang lain dan kejadian-kejadian yang dulu terjadi ternyata berpengaruh terhadap kehidupan kita sekarang. Jika Filipina tidak perang dan tidak ada yang memasang ranjau, maka kapten akan tetap hidup. Atau misalnya jika saja Ruby tidak meminta suaminya untuk membangunkan wahana bermain, tentu Eddie tidak akan kerja dan meninggal di sana. Sebuah tagline yang menurut saya bagus dalam buku ini yaitu, "Orang lain adalah keluarga yang belum kamu kenal."

Secara isi, ini adalah novel yang baik karena memuat hal-hal tentang kehidupan. Namun buku yang cenderung tipis mungkin membuat penulis terlalu mengemukakan arti hidup secara gamblang dan terburu-buru sehingga saya sebagai pembaca merasa sedang membaca buku self-help. Selain itu, imajinasi surga dan berpindahnya Eddie dari langit satu ke langit lain yang masih juga diceritakan dengan terburu-buru menjadi tidak terbangun dengan baik dan membuat saya merasa tidak masuk akal. Mungkin jika lebih dijelaskan secara detail (dengan tentunya membuat novel menjadi tebal), novel ini akan menjadi novel yang sangat baik sekali.

Jadi, apa yang membuat Anda hidup sampai sekarang? Siapa kira-kira yang akan Anda temui di surga?

Comments

andika said…
Gw kurang suka baca Mitch Albom, agak sentimental. Tapi dalam buku ini konsep surganya menarik. Surga adalah tempat di mana kita bertemu dengan orang-orang yang tanpa kita ketahui telah mempengaruhi kehidupan kita.
Neni said…
Sy udah lupa deh isi buku ini. Tp swktu baca dulu, konsep yg plg nempel tuh ya itu saling keter-hubungan dgn org lain! Halah..:-)
Nia said…
@andika: konsep menarik, tapi sayang kurang detail.
Begy said…
wah yang ini belum baca. baru tue with morrie aja bukunya albom yg udh dibaca.

tapi filmnya udh pernah nonton dan ga terlalu suka. yg maen bapaknya angelina jolie.
Nia said…
Kalo buku pertamanya bagus gak?

Popular posts from this blog

Hi, Mucocele

Jadi, belakang ini saya bolak-balik rumah sakit karena ada sebuah benjolan di bibir bawah saya. Biasalah, saya ini tipikal orang lama, yang mudah menganggap benjolan sama dengan kanker, makanya saya periksakan diri ke dokter. Sebagai wartawan yang sering wawacara masalah kesehatan, saya menyadari kalau deteksi dini lebih baik daripada terlambat karena bisa ditangani dengan cepat. Walaupun hasil diagnosisnya menggetarkan hati, setidaknya jadi tahu apa yang dilakukan.

Dulu bibir bawah saya pernah bengkak. Saya pergi ke dokter umum di RS Pondok Indah Puri Indah. Bengkak lho ya, bukan benjol. Kata dokternya ini perpaduan sariawan sama pembengkakan jerawat di daerah dagu. Kebetulan saya lagi jerawatan. Duh, malu. Sama dokternya dikasih obat minum dan obat oles yang berbentuk gel dan rasanya manis. Hanya beberapa hari saja, bengkak sudah mengempis dan yang penting udah enggak sakit lagi. Ah, ini mah manja aja pengen buang-buang jatah asuransi. Cis.

Nah, kalau yang kemarin ini adalah benjola…

Pap Smear Pertama Kali. Menakutkan 'Kah?

Jadi saya mau cerita pengalaman saya tes pap smear untuk pertama kali. Karena tulisannya akan bercerita tentang vagina, tolong disikapi secara ilmiah ya. Haha. Eh ini berbahaya lho, jadi tidak boleh tabu.

Pap smear adalah hal yang perlu dilakukan oleh semua wanita, terutama yang sudah berhubungan seks. Bukan setelah menikah saja, karena banyak 'kan yang sudah berhubungan seks sebelum menikah? Hehe. Pap smear berguna sebagai pemeriksaan awal apakah seseorang mengidap kanker serviks (mulut rahim) atau tidak. Nah, kanker serviks dan kanker payudara ini adalah penyakit yang banyak merenggut nyawa wanita. Jadi sebaiknya deteksi dini dilakukan sebelum terlambat!

Jadi, sebelumnya saya sudah tahu info tentang bahaya kanker serviks karena saya pernah liputan tentang berbagai penyakit di kandungan dan wawancara dokter kandungan di sebuah rumah sakit di Jakarta Utara. Banyak wanita yang datang terlambat ke dokter karena kanker ini tidak berasa. Nyeri, terutama di daerah panggul, baru dirasak…

Blessed but Stressed

Tanpa terasa kandungan mulai masuk trimester ketiga. Minggu depan memasuki bulan ke delapan, tepatnya. Iya, tanpa terasa. Waktu trimester pertama itu rasanya minggu berganti lamaa banget. Bawaannya pengin cepet besar karena enggak sabar menimang adik bayi. Tapi ternyata benar apa dibilang orang-orang bahwa semakin tua kandungan maka waktu akan terasa semakin cepat. Kandungan yang berkembang cepat pun linear dengan stres yang datang karena berbagai tekanan seperti biaya melahirkan, masalah administrasi untuk kemungkinan memakai BPJS, persiapan peralatan bayi, hingga perasaan tidak mampu mengurus anak dalam waktu lama.

Aih, curhat banget, sis?

Survey ke berbagai rumah sakit yang dekat rumah menunjukkan bahwa biaya melahirkan itu mahal sekali. Apalagi kalau, amit-amit jabang bayi, harus sectio caesarea (SC). Contohnya, Rumah Sakit Limijati yang paling dekat rumah bisa mencapai angka 17-20,5 juta untuk lahiran normal di kelas 1, sedangkan SC-nya 30-35 juta. Wah, walau saya punya asuransi…