Skip to main content

Ah, Sudahlah!

Menonton Julia Perez berantem di media sama calon mantan suaminya cukup mendapatkan perhatian saya ketika Julia Perez berkata, "Sudah tiga tahun dia makan duit saya, tapi sekarang pas enggak kebagian apa-apa, dia minta duit juga!"

Ya, walau tidak sama persis, kira-kira begitulah katanya.

Mengingat konon orang yang menikah itu diawali dari saling suka, saling sayang, saling cinta, hingga memastikan diri untuk menikah dengan janji untuk setia dalam suka dan duka lalu sehidup semati - saya merinding. Bagaimana bisa dua orang yang saling berbagi tempat tidurnya, saling melebur, saling berkata selamat pagi seusai bangun tidur - kini saling membenci, saling menghujat, saling ngomong masalah uang. Uang, kawan, ini uang!

Sepertinya saya naif. Tapi apakah mereka lupa ketika mereka jatuh cinta?

Namun sisi pertikaian dari kedua pasangan (siapapun itu) yang putus atau bercerai dirasa tidak absolut bahwa cinta bisa membuat dua orang saling membenci. Kadang benci menjadi satu-satunya cara untuk melupakan seseorang yang paling disayangi.

Comments

M. Lim said…
Bahwa suaminya adalah gold digger, itu sudah jadi rahasia umum wartawan gosip seJakarta raya, katanya. Jadi gak aneh dia ngomong gitu sih.

Tadinya gue juga punya idealisme romantis soal yang namanya pernikahan. Tapi sekarang-sekarang, gue rasa gue lebih realistis. Tapi tetap romantis kok. Jadi kalau suatu hari gue dinikahi, minimal karena gue suka sama orangnya. AHAHAH
Nia said…
Haha, jadi gak pake embel2 cinta atau sayang nih? :D
Anonymous said…
iyup betul nii..itu juga masi jadi pertanyaan besar buat ak..walopun udah pernah kenyang staun ngubek2 KDRT..tapi tenyata belum nemu jawaban dari yang satu itu..
kenapa dua orang yang pernah saling sayang (katanya) ko malah saling menyakiti..ato menyakiti pasangan yang (katanya) pernah disayanginya..
asik tu buat jadi bahan diskusi..aku masih tertarik sama isu perempuan kaya gitu nii..
Nia said…
Hayu, kita jadiin ini bahan diskusi pas kita dan temen2 ketemu nanti! :)
Nia said…
Oh ya, Mbak Mirna, bukan dalam kasus Julia Peres dan Damian yang gold digger aja sih. Tapi juga kasus orang2 yang cerai lalu meributkan harta begono dan begini juga.
Neni said…
Justru krn ada cinta, jd pas bermasalah/tersakiti jd benci bgt.
Kalo ga cinta mah bodo amat mau gmn2 jg, ga akan tlalu ngaruh ke hati...
Eyang Pram blg: suka tak krg puji, benci tak krg caci...
Wuidddiwwwhh... Hehe... :D
Nia said…
Kalau cinta bisa bikin dua orang saling membenci, maka saya tidak mau. He.

Popular posts from this blog

Hi, Mucocele

Jadi, belakang ini saya bolak-balik rumah sakit karena ada sebuah benjolan di bibir bawah saya. Biasalah, saya ini tipikal orang lama, yang mudah menganggap benjolan sama dengan kanker, makanya saya periksakan diri ke dokter. Sebagai wartawan yang sering wawacara masalah kesehatan, saya menyadari kalau deteksi dini lebih baik daripada terlambat karena bisa ditangani dengan cepat. Walaupun hasil diagnosisnya menggetarkan hati, setidaknya jadi tahu apa yang dilakukan.

Dulu bibir bawah saya pernah bengkak. Saya pergi ke dokter umum di RS Pondok Indah Puri Indah. Bengkak lho ya, bukan benjol. Kata dokternya ini perpaduan sariawan sama pembengkakan jerawat di daerah dagu. Kebetulan saya lagi jerawatan. Duh, malu. Sama dokternya dikasih obat minum dan obat oles yang berbentuk gel dan rasanya manis. Hanya beberapa hari saja, bengkak sudah mengempis dan yang penting udah enggak sakit lagi. Ah, ini mah manja aja pengen buang-buang jatah asuransi. Cis.

Nah, kalau yang kemarin ini adalah benjola…

Pap Smear Pertama Kali. Menakutkan 'Kah?

Jadi saya mau cerita pengalaman saya tes pap smear untuk pertama kali. Karena tulisannya akan bercerita tentang vagina, tolong disikapi secara ilmiah ya. Haha. Eh ini berbahaya lho, jadi tidak boleh tabu.

Pap smear adalah hal yang perlu dilakukan oleh semua wanita, terutama yang sudah berhubungan seks. Bukan setelah menikah saja, karena banyak 'kan yang sudah berhubungan seks sebelum menikah? Hehe. Pap smear berguna sebagai pemeriksaan awal apakah seseorang mengidap kanker serviks (mulut rahim) atau tidak. Nah, kanker serviks dan kanker payudara ini adalah penyakit yang banyak merenggut nyawa wanita. Jadi sebaiknya deteksi dini dilakukan sebelum terlambat!

Jadi, sebelumnya saya sudah tahu info tentang bahaya kanker serviks karena saya pernah liputan tentang berbagai penyakit di kandungan dan wawancara dokter kandungan di sebuah rumah sakit di Jakarta Utara. Banyak wanita yang datang terlambat ke dokter karena kanker ini tidak berasa. Nyeri, terutama di daerah panggul, baru dirasak…

Prenatal Yoga atau Senam Hamil?

Calon ibu yang mengandung anak pertama seperti saya pasti mengalami kebingungan. Di tiga bulan pertama, biasanya bingung makan apa saja yang baik dan tidak untuk bayi, bingung memilih dokter, membatasi aktivitas, dan bingung membawa diri karena badan serba enggak enak (seperti mau sakit flu yang tidak kunjung sembuh, hehe). Tiga bulan kedua biasanya mulai menikmati, merasa unstoppable meskipun sedang hamil, mulai memakai minyak untuk mencegah strecth mark. Dan di bulan ketiga kembali bingung seperti harus mengambil keputusan terakhir rumah sakit atau dokter untuk persalinan, persiapan biaya, persiapan perlengkapan bayi, hingga persiapan pengetahuan tentang persalinan dan bayi.

Di tulisan sebelumnya, saya bercerita tentang stres yang dialami saat memasuki trimester ketiga. Hal yang belum saya bahas adalah pengetahuan tentang persalinan, menyusui, dan cara merawat bayi yang harus diketahui. Pengetahuan ini memang sebaiknya dipelajari di bulan ketiga. Alasannya ialah agar tidak lupa. Heh…