Simbol

Kalau menonton acara tato di tv kabel, banyak orang yang merajah dirinya sebagai suatu simbol. Kelahiran sang anak, kehilangan, kematian, hidup yang baru, dan lainnya. Dalam film Revolutionary Road, Frank dan April Wheeler (Leonardo Di Caprio dan Kate Winslet) yang ingin pindah ke Paris untuk memulai kehidupan rumah tangga yang baru: rumah tangga yang bahagia. Fase perubahan ini disimbolkan dengan perpindahan fisik. Sementara dalam kehidupan orang Indonesia, mereka buang kolor di Pantai Ancol sebagai simbol penolak bala.

Simbol adalah gambar, bentuk, atau benda yang mewakili suatu gagasan, benda, ataupun jumlah sesuatu. Meskipun simbol bukanlah nilai itu sendiri, namun simbol sangatlah dibutuhkan untuk kepentingan penghayatan akan nilai-nilai yang diwakilinya.

Kenapa orang butuh simbol(isasi)? Supaya lebih afdol?

Sepertinya semua orang butuh simbol, saya pun demikian. Saya butuh simbol bukan hanya agar lebih afdol, tapi saya butuh benda konkrit yang mewakili sesuatu dari saya. Misalnya sekarang, saya ingin melakukan perubahan - meninggalkan masa lalu - dengan cara membuang baju-baju yang belum usang (dulu baju favorit saya namun sepertinya saya sudah tidak pantas memakainya). Tapi tenang, tidak akan saya buang ke Pantai Ancol atau kali terdekat. Akan saya buang ke tempat sampah.

Rupanya emosi saya - tanpa saya sadari - saya pindahkan kepada benda tersebut dan berharap emosi itu hilang seiring dengan bendanya. Semacam upacara agar pelepasan biar lebih khidmat, singkatnya. Sepertinya ini begitu infantil karena sebenarnya perubahan itu berasal dari dalam diri. Tapi, tanpa bisa dijelaskan, ini melegakan. Mistis. Sekaligus magis.

Pernahkan Anda menyimbolkan sesuatu atas apa yang Anda kerjakan?

Comments

andika said…
Apakah kepergian Neni ke Jerman merupakan simbol kesungguhan dari usahanya untuk mencari kehidupan yang ia inginkan?
Nia said…
Hmmm ... gue masih rada bingung:
1. Awalnya Neni tidak menyengajakan hal tersebut (karena ajakan Myra - bukan?)
2. Bisa jadi karena ia les Bahasa Jerman, ngurus visa, dan lain sebagainya.
3. Gue belom tahu motif Neni pergi ke Jerman - apakah untuk mencari kehidupan yang diinginkan atau mencari pendidikan lebih atau ikut-ikutan, dan kemungkinan lainnya.

Dosa banget nih kalau Neni baca. Maaf ya, Nen. Asumsi doang. Hehe.

Popular Posts