Kukatakan Pada Samvra Tentang Semut

Padahal sudah kukatakan pada Samvra agar tidak bermain-main dengan rumah semut. Digoyangkannya rumah semut, lalu ketika semut-semut keluar, Samvra menyiramnya dengan air. Semut-semut menggelepar, Samvra tertawa riang. Ia senang.

Samvra senang sekali memainkan hidup semut. Kadang rumahnya digoyang-goyang ke kiri dan ke kanan, kadang rumahnya digoyang-goyang ke atas dan ke bawah. Sering kulihat para semut menangis, melolong minta tolong. Tapi aku tidak bisa berbuat apa-apa, Samvra yang memiliki kuasa.

Lalu pada suatu hari, Samvra berkata padaku bahwa ia bermimpi tubuhnya diangkat oleh ribuan semut. Dibawa Samvra ke laut. Dilemparkannya Samvra ke kumpulan air nan luas. Samvra gelagapan, semut-semut berteriak saling sorak.

Kukatakan pada Samvra, karma itu ada. Pemilik Samvra itu adil dan semesta bergerak magis. Mereka bersekutu, memiliki cara kerja yang sistematis, bersatu padu untuk mengembalikan lagi apa yang telah Samvra perbuat. Tanpa ada yang tahu.

Ya, Samvra. Sekarang kau sudah tiada. Bukanlah semut yang melakukannya. Bumi menggoyangkanmu ke atas dan ke bawah hingga kau terduduk lemas. Sebelum sempat melarikan diri, bata dan beton menghujanimu. Bahkan keluargamu yang tidak tahu apa-apa pun dibanjur air laut setelahnya.

Setelah itu kukatakan pada Samvra, agar ia masih berhati-hati disana. Karena mungkin para semut akan menghampirinya.

Comments

andika said…
Samvra artinya apa sih?
Nia said…
Sebenernya gak ada artinya, itu nama orang. Cuman deket sama Samvara - yang mana artinya adalah pengendalian diri - yang mana gue tidak mengerti. Monggo Googling.
Anonymous said…
Itu nama yg bertema buddhist ya?

-Bolehbaca-
Nia said…
He ehm.
penari rajam said…
nice.. :D
Nia said…
Thanks :)

Popular Posts