Berumur Panjang

Dalam perjalanan pulang kantor, saya dan teman-teman saya ngobrol tentang orang tua yang berumur panjang.

Salah satu teman saya berkata, "Enggak enak juga ya berumur panjang. Mungkin temen-temen kita nanti sudah pada mati, kita yang masih hidup sendiri."

Disana saya jadi berpikir, betul juga. Memangnya kita enggak capek gitu menghadapi kehidupan? Selain itu, kita memang hidup di dunia, namun dunia berkembang lebih jauh dan lebih pesat ketimbang diri kita - oleh karena itu, kita kelihatannya jadi mundur ke belakang, padahal tidak. Ini masalah lingkungan yang berkembang lebih cepat.

Teman saya berkata, "Oleh karena itu, orang tua kalau ngomong, kadang enggak nyambung. Kalau ngomong, pasti selalu tentang masa lalu." Lalu dengan jahatnya ia meneruskan, "Mending saya tinggalkan orang yang sudah tua di panti jompo."

Tentu yang lain langsung protes. Dia menanggapi, "Bukannya karena tidak sayang, tapi agar orang tua yang berumur panjang itu bertemu dengan teman-temannya, agar pembicaraannya nyambung."

Saya pikir, berumur panjang itu mengerikan juga. Disaat saya tua, zaman sudah berubah entah bagaimana. Orang-orang membicarakan topik yang berbeda entah apa. Saya pikir, umur saya tolong dicukupkan saja.

Lalu saya berkata, "Mungkin itulah alasan manusia memang perlu mati. Lalu kenapa masih ada saja orang yang ingin hidup abadi?"

Comments

Neni said…
`wah jd inget ne2k gua ni...
dia sering bgt blg bentar lg mati, temen2 udah pada mati, atau pas gw mau ke jerman dia bilang 'kalau ne2k mati, susah km untuk pulang' karena jerman jauh tea... Tapi iya sih, terlalu tua jg ga enak.

Btw, nia menang lomba blog? respon lho..lwt facebook jg gpp ceritanya..hehhe..nodong
indonesian food said…
simple dan menarik, meruntuhkan ketakutan akan kematian...klo muda gini kenapa kita takut mati ? kita takut kehilangan semua hal di dunia ini di era sekarang yang "nyambung" ma kita...may be (selain banyak dosa tentunya)
Nia said…
@neni: aaah, abis lu jarang ol sih, Neeen. Lebih enak lewat YM :D

@indonesian food: iya, kalau udah 'gak nyambung', mungkin milih 'mati aje'. Hehe.
Sundea said…
Konsekuensi abadi justru mati.
Nia said…
Hee.. gue gak ngerti, De.. :D

Popular Posts