Kemanakah Balon Pergi?


Pernahkah kamu bertanya kepada balon pergi? Pernahkah kamu bertanya sejauh apa ia berada di atas bersama awan-awan? Pernahkah kamu mendapatkan balon yang sudah kamu lepaskan?

Ada sebuah tempat di ujung langit sana. Disanalah balon-balon yang dilepaskan atau tidak sengaja terlepas berkumpul, saling membicarakan pemiliknya masing-masing. Ada yang dulunya menjadi milik anak-anak, ada yang dulunya milik orang dewasa, ada yang dulunya milik tukang balon, ada yang dulunya milik sebuah instansi yang sengaja melepas ratusan balon untuk acara tertentu.

Balon disana warna warni. Ada yang warnanya merah, ada yang warnanya putih, dan ada juga yang sudah pudar. Ada yang rupanya masih segar, ada yang rupanya sudah kisut. Namun apapun bentuknya, sepertinya mereka senang berada di atas sana. Cukup jauh untuk melihat kehidupan di bawahnya. Cukup jauh untuk melihat teman-temannya yang akan pergi ke atas namun sudah meletus sebelum sampai.

Balon akan terus berada disana. Mereka tidak bisa kembali dan menemukan jalan pulang. Atau memang tidak akan pulang karena mereka sudah ditakdirkan untuk terbang bebas melayang.

Comments

Banderaz said…
Nice.. Imajinasi yang simple tapi menarik & berobobot.
Tanpa sengaja googling gambar kupu-kupu, ketemu blog Nia. Membaca sekilas tulisannya bikin acara browsing saya berhenti sejenak untuk baca beberapa tulisan Nia.
Very nice... Keep on writing.
Saatnya meneruskan browsing, kapan2 mampir lagi boleh yah.. :)
Nia Janiar said…
Halo.

Terima kasih sekali untuk tanggapannya. Saya jadi makin semangat menulis. Terima kasih.

Silahkan jika ingin mampir lagi. Rumah ini selalu terbuka.

Popular Posts