Terjun Bebas

Kembalinya saya ke rumah lama adalah salah satu episode dalam kehidupan saya. Kembali, menjenguk, atau bahkan mengurus dua rumah sekaligus (sementara rumah baru belum ada identitias), tidak ada bedanya selama saya bisa menulis. Agak berat saya melepaskan rumah ini.

Episode utama kali ini adalah terjun bebas. Banyak hal yang tidak saya pahami atau tidak saya persiapkan namun saya harus bertindak cepat sehingga saya memutuskan mengerjakan tanpa kendali atau pengaman, pokoknya mencapai tujuan dengan cepat. Hidup atau mati. Buruk atau baik.

Agak berlebihan.

Dalam fase terjun bebas, ada enaknya juga. Saya bisa melihat pemandangan sekitar, bergaya apapun yang saya mau karena -- seperti yang sudah dikatakan -- tidak ada kendali. Namun ada tidak enaknya juga dimana saya terus merasakan diri ditampar-tampar angin setiap saat dan harus menduga-duga mau terhempas dimana diri ini saat sudah mendarat.

Ini adalah animasi sederhana yang saya buat. Mungkin bisa dijadikan dekorasi 'selamat datang kembali' :)

Comments

luka said…
welcome back
Nia Janiar said…
Terima kasih

Popular Posts