Memperpendek Jarak

Saya mesti mengamini tulisan teman saya yang berjudul Drop Expectations. Terkait dengan tulisan saya sebelum ini (Menulis), agaknya saya harus pintar-pintar menurunkan harapan dan memperpendek jarak 'diri saya sekarang' (real self) dan 'diri yang saya inginkan' (ideal self). Gap atau jarak ini nih yang biasanya bikin orang menjadi gila.


Ini bukan berarti saya tidak boleh berharap. Menurut saya, berharap itu perlu. Harapan bisa menjadi sebuah tujuan atau standard dimana saya mau menempatkan diri saya nanti. Namun jika ketinggian dan terlalu dipikirkan, tidak baik juga. Saya hidup di sekarang (present). Saya tidak hidup di masa lalu (past) dan di masa depan (future). Jadi, betul, lepaskan sedikit tali kekang pada diri sambil melakukan hal yang terbaik karena untuk merubah masa lalu dan masa depan adalah sekarang.

Comments

Neni said…
real self dan ideal self: I like the idea! :D
tak perlu tujuan yang muluk-muluk, nikmati yang ada dan bisa...
Nia Janiar said…
Iya, Neni..

Popular Posts