Arogansi Para Anti-Mainstream

Banyak teman-teman saya yang anti-mainstream. Mereka menyukai dan melakukan hal-hal yang tidak disukai mainstream. Mereka tidak akan mendengarkan musik mainstream, nonton film mainstream, bergaya yang tidak mainstream, cara berpikir yang melawan mainstream, dan lainnya. Mereka tidak akan menikmati beberapa produk industri sangat besar dan tidak akan memakai celana pensil warna-warni atau legging, dan lainnya.

Agaknya menjadi anti-mainstream bisa dibagi menjadi dua kelompok: 1) Mereka punya selera unik yang tidak sesuai dengan orang kebanyakan atau, 2) Eksklusivitas agar terlihat berbeda dan keren.

Untuk kelompok pertama, saya pikir tidak ada masalah karena selera adalah hak asasi manusia. Namun untuk kelompok dua, ada tendensi negatif dari orang-orang anti-mainstream terhadap orang-orang mainstream. Percayalah bahwa teman-teman saya pun banyak yang--menurut saya--berada di kelompok dua.

Saat Twilight atau Beiber ramai dibicarakan orang, para kaum anti-mainstream kelompok dua pun juga ramai membicarakan orang. Twilight dibilang kisah percintaan yang cheesy dan menertawakan jika ada yang menontonnya. Twilight punya target market sendiri. Jika mereka bukan target marketnya, ya tidak usah menjelek-jelekkan.

Kembali ke masalah selera bahwa itu adalah hak setiap orang, maka menjadi mainstream juga hak setiap orang. Untuk menjadikan diri berbeda dari kebanyakan, tidak perlu menjadi orang yang pandai mencela, 'kan?

Tidak apalah jika temanmu mendengarkan musik melayu yang mendayu-dayu. Kau tidak perlu menghabiskan energi. Sumpal saja kedua kupingmu dan sibukkan diri sendiri.

Comments

Sundea said…
Tenang, Ni, tenang, ayo minum air putih dulu ...
Nia Janiar said…
Iya nih, De.. esmosi jiwa..
yuk minum air putiih...
wong-iseng-aja said…
haha kalo minstream punya hak untuk tidak dijelek-jelekkan, berarti anti-mainstream juga punya hak dong untuk tidak dikritik oleh mbak yang memandang diri sebagai pihak subjektif (netral), nahlooo sekarang bingung kan.. hehe
Nia Janiar said…
Netral mah objektif mungkin? :)
wong-iseng-aja said…
iya salah tulis tuh haha
woles aja . .. .. .

Popular Posts