adult angst on Twitter.


Keberadaan Twitter yang memfasilitasi orang berkicau atau meracau sekenanya tentu disambut dengan baik sehingga orang-orang mulai meninggalkan Facebook. Di media sosial yang berlogo burung ini, orang-orang menumpahkan segala opini (Orang-orang yang merasa berkompetensi, mereka akan membikin kultwit--semacam serial twitter mengenai satu topik), laporan aktivitas, refleksi perasaan, bahkan hingga doa. Saking ingin membuncahkan isi pikiran dan perasaan, twit seseorang bisa mencapai puluhan ribu (termasuk saya).

Ada yang bilang bahwa orang tidak bisa melakukan judgment dari apa yang terlihat di sosial media, karena mungkin ada beberapa twit yang tidak benar alias pencitraan. Namun bukankah orang-orang yang terus melakukan pencitraan (pembentukan citra diri positif atau negatif di hadapan orang lain) itu menandakan sesuatu? Mungkin ingin menutupi diri yang edan membosankannya sehingga ingin menjadi orang lain?

Abaikan kalimat terakhir.

Kalau sering ngetwit lalu apa yang ditwit itu menarik, ya bolehlah. Tapi kalau suka menceramahi, mellow total, merasa diri paling benar, duh ... gatal ingin saya garuk! Ini adalah beberapa contoh tipe orang (berdasarkan apa yang mereka twit) yang pantas di-mute (jika unfollow terlalu kejam) karena teman sendiri:

1. Tipe mellow
Saban kali twitnya mengenai percintaan tapi sama sekali tidak pernah mention nama orangnya--semacam jatuh cinta atau patah hati pada hantu. Mungkin dia tidak punya pacar namun hasrat mencintai dan dicintai keburu besar di hatinya. Atau mungkin punya gebetan tapi dia tidak berani mention. Atau juga jadi selingkuhan orang.

2. Tipe penceramah
Sayangnya dia bukan ustad atau ustadzah yang memiliki pendalaman ilmu terhadap agama. Dan memang bukan tentang agama, tapi semacam memberi garis keras harus melakukan dan melarang ini dan itu. Karena teman-teman saya banyaknya masih muda, maka muncullah tren "jiwa tua" ini.

3. Tipe pencitraan
Semacam sering koar-koar tentang pentingnya lingkungan hijau. Tapi sendirinya naik motor dan sering pakai tas plastik buat belanjaan.

4. Tipe selebtwit
Biasanya yang kayak gini hanya "RT with comment" akun-akun yang memiliki banyak followers (seleb di Twitter, lantas menjadi selebtwit). Mungkin ingin menunjukkan kalau mereka kenal sama mereka. Kalau ke temannya sendiri tanpa RT atau via DM.

5. Tipe RT abuser
Adalah orang yang dia "RT with comment" semuaaaa balasan yang sampai ke Twitternya. Kita dipaksa membaca percakapan dia dan teman-temannya.

Ya, kira-kira begitu. Maaf jika kurang berkenan. Tapi itulah namanya individu yang unik dan begitu berbeda. Kini saya hanya enggan kompromi saja.

Comments

Sundea said…
Kalo isinya garing-garing semua dan ngetweet-nya random bgt, tipe apa, Ni? Gue ngerasa kaga ada yang terlalu ngirip gue di definisi itu hehehe ...
Nia Janiar said…
Haha, itu belum gue bikin klasifikasinya, De.. tapi yang jelas tidak masuk kategori yang pantas di-mute, tapi pantas retweet. :D

Popular Posts