Gajah dan Naga

Akhirnya impian saya datang ke klenteng di Jl. Klenteng dan vihara di Jl. Vihara, Bandung, tercapai juga. Saat Komunitas Aleut! mengagendakan jalan di kawasan Pecinan, saya buru-buru bertanya ke fasilitator, Reza, apakah kita akan pergi ke klenteng dan vihara. Reza menjawab iya. Saya senang bukan kepalang.

Pecinan Bandung bukanlah destinasi baru buat saya. Tahun lalu, saya dan teman-teman sudah pernah ngaleut ke Pecinan (untuk melihat tulisannya, sila klik ini, sayangnya gambarnya pada hilang.) Hal terbaru yang saya dapat saat itu adalah bersama-sama melewati daerah Saritem untuk tembus ke Jl. Klenteng dan Jl. Vihara.

Kami sampai di Vihara Tanda Bhakti dan menyempatkan lihat-lihat ke dalam vihara. Peletakan batu pertama Vihara Tanda Bhakti ini dilakukan pada 28 Februari 1979 kemudian diresmikan pada 22 Maret 1981. Di pelataran vihara, kami membahas perbedaan vihara dan klenteng. Singkatnya, umat yang beribadah di vihara menyembah Buddha sementara umat yang beribadah di klenteng menyembah leluhurnya. Dan menurut Hani, penetapan leluhur atau dewa yang disembahnya disesuaikan dengan kepercayaan orang yang membangun klentengnya.

Pernyataan klenteng dibuat untuk menyembah leluhur itu dikuatkan dengan Pak Karadi, pengurus Vihara Vipassana yang jauh ada di Jl. Kolonel Matsuri, Lembang. Vihara yang berada di dataran tinggi ini berbeda dengan Vihara Tanda Bhakti yang dicat merah dan warna-warni. Vihara Vipassana begitu putih dan minim hiasan. Jika Vihara Tanda Bhakti punya naga, Vihara Vipassana punya gajah. Sama-sama vihara, lalu kenapa bisa berbeda?


Kalau kata Pak Karadi, mungkin ornamen gajah dan naga itu karena ada cerita kedua hewan tersebut di masa dimana Pangeran Siddhartha menjadi Buddha. Gajah putih hadir di mimpinya ibunya Siddhartha Gautama sebelum ia mengandung Siddhartha. Sementara naga hadir saat Siddhartha sedang kehujanan saat bertapa kemudian seekor naga menaunginya dari hujan. Dan ternyata, ada saja vihara yang berarsitektur tradisional Tionghoa.

Saya masih bercita-cita pergi ke Semarang nih untuk melihat pecinannya. Saya suka dengan pagoda/klenteng/vihara detil ornamennya. Mudah-mudahan suatu hari tercapai.

Comments

Popular Posts