Skip to main content

Posts

Showing posts from April, 2014

Soft Violence

Berangkat dari kesadaran bahwa manusia adalah makhluk rapuh yang hanya terdiri darah, daging, dan tulang, dari tubuh yang mayoritas mengandung zat cair yang bisa mati dan membusuk, dan tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan alam semesta, membuat Muhammad Taufiq (akrab dipanggil Emte) melukis dengan media cat air. Daya air yang meresap ke kertas dan bergerak sesuai dengan gaya gravitasi pun membuat karya-karya pria kelahiran Jakarta, 15 Maret 1979 ini berbeda.

Mulanya saya mengetahui karya Emte ini dari Instagram. Saat melihat karyanya, saya langsung jatuh cinta dengan warna-warna pias hasil osmosis tersebut. Belum lagi Emte menaruh ekstra air kepada beberapa bagian dari gambar sehingga terlihat bagian tersebut "meledak" dan membuka banyak ruang interpretasi pada karyanya. Ledakan-ledakan tersebut juga membuyarkan kesan yang dibangun dari pengenalan kita terhadap bentuk. Meski demikian, Emte menampilkan peledakan itu dengan lembut dan feminin. Mungkin itulah mengapa pa…

Menyemai Rasa Bersama Srihadi

Dalam rangka permintaan klien salah satu bank, saya diminta menulis tentang Srihadi Soedarsono. Tulisan tentang sebuah karya dan profil tentu akan kering jika tidak mewawancarai sang pelaku. Kebetulan di usianya yang mencapai kepala delapan, Srihadi masih berkarya. Dan ia tinggal tidak jauh dari Jakarta, yaitu kota kelahiran saya sendiri, Bandung.

Mulanya pertemuan dijanjikan di rumah anaknya di daerah Kemang. Namun karena beliau harus segera pulang ke Bandung, saya dan teman fotografer langsung meluncur ke Bandung keesokan harinya. Kami bertemu di rumahnya yang berada di daerah Ciumbuleuit. Rumahnya yang bernuansa alam ini sangat tipikal seniman: penuh kayu, batu, rumput, dan area terbuka.

Srihadi menyambut kami dengan rambut peraknya. Saat mengobrol sebentar di ruang tamu yang penuh dengan lukisannya, kami diajak ke area belakang rumah tempat ia berkarya. Di sana ada tiga lukisan kira-kira ukuran 3.5 meter yang masih berupa sketsa karena masih digarap untuk pameran tunggalnya di Sin…