Skip to main content

Posts

Showing posts from June, 2014

Labirin Manusia

Manusia diberi sebuah anugerah oleh Tuhan yang tak terkira yaitu sebuah otak. Oke, jika tidak percaya Tuhan, anggap saja si otak *pop* muncul entah dari mana. Kebetulan, misalnya. Si otak ini memiliki kemampuan super yaitu berpikir, sehingga ia yang membedakan manusia satu dengan manusia lain. Ia pula yang menjadi ciri khas seorang individu. Dan ia yang menentukan keputusan pilihan hidup yang mengarahkan manusia entah pada apa.

Di tahun 2014 ini, situasi Indonesia sedang seru-serunya karena sekarang adalah tahun pemilihan presiden. Yang mencalonkan adalah dua tokoh kontroversial yang begitu bertolakbelakang. Di kutub satu, ada seorang calon presiden yang dikenal oleh masyarakat sebagai dalang dari penculikan aktivis dan pelanggar Hak Asasi Manusia. Di lain hal, orang-orang melihat tokoh ini begitu tegas, keras, dan penuh wibawa. Tipe yang sangat tepat untuk orang-orang yang ingin disuruh-suruh secara otoriter atau orang-orang yang merasa tidak disiplin sehingga ingin didisiplinkan.

Di…

Kenaikan Kelas Sosial Secara Instan

Siapa yang tidak ingin masuk ke kelas sosial yang tinggi, yang dipuja-puji, yang membuat orang jalan menunduk-nunduk di depan kita, dan disegani. Jangankan menjadi orangnya, berteman dengan orang-orang kelas sosial atas juga bikin bangga. Kalau tidak berteman, ya setidaknya bekerja dengan mereka lah ya. Sekaligus menipu diri pura-pura memiliki harta dan tahta, punya bibit, bebet, dan bobot yang baik pula.

Kenaikan kelas sosial secara instan yang fana sering saya lihat di restoran atau kantor yang melayani orang-orang kelas atas. Saya yakin, para pegawainya pasti berada satu atau dua tingkat di bawahnya. Karena jika setara, mana mau bekerja, kan? Misalnya restoran-restoran mewah di Bundaran HI itu paling pegawainya berasal hanya lulusan SMA atau akademi yang orang tuanya di gang-gang sempit atau jalan kecil. Setidaknya bukan Kemang Raya atau Menteng.

Para pegawai ini diajari untuk melayani para kaum kelas atas dengan baik. Dengan senyum sapa dan ramah. Dan helpful. "Ada yang bisa …

Art Through Guitar

"Yang dipamerkan hanya gitar doang?" tanya saya pada Dika ketika kami akan pergi ke Selasar Sunaryo ArtSpace. Sinisme sudah keburu keluar saat memikirkan apa bagusnya melihat gitar. Pertama, saya bukan music junkie yang memiliki minat khusus terhadap alat musik. Kedua, saya membayangkan pameran ini hanya akan menampilkan Fender atau Gibson.

Begitu sampai ke galeri dan melihat gitar, saya banyak ter-wah-wah! Gitar-gitar Dewa Budjana dipamerkan dalam sebuah pameran tunggal berjudul Dawai Dawai. Sebanyak 34 gitar yang diukir atau dilukis dengan para seniman itu ditampilkan di ruang B dan ruang sayap. Sayangnya tidak boleh difoto sehingga saya meminjam beberapa foto dari akun Facebook Selasar Sunaryo ArtSpace untuk tulisan kali ini.

Beberapa karya seniman yang dipamerkan yang saya sudah tahu sebelumnya adalah Srihadi Soedarsono, Jeihan, Nasirun, Wayan Tuges, Nyoman Nuarta, dan Agus Suwage. Yang paling berkesan adalah saat saya melihat karya Wayan Tuges, seorang pengukir gitar ya…

Picture (Not) Perfect Relationship

Banyak artikel beserta tips n trick tentang bagaimana menciptakan hubungan yang ideal. Tidak hanya berupa bacaan, orang-orang di sekitar pun pintar menceramahi tentang bagaimana sebuah hubungan harus berjalan. Penonton memang lebih jagoan memberi komentar tanpa diminta. 'Manual-manual' tersebut menjadi sebuah standar bahwa hubungan yang baik adalah a, b, c, dan d. Kalau di luar itu, berarti kita berada di dalam sebuah hubungan yang tidak sehat.

Jika dilihat dari standar orang lain dan standar sosial, saya sadar bahwa hubungan saya dengan si pacar jauh dari sempurna. Ia bukan pangeran bermuka Ken barbie, memiliki kuda putih, dan senjata yang berkilat. Jika standar orang ideal adalah seseorang yang rajin memberikan bunga atau gemar mengucap kata-kata romantis, maka ia jauh dari itu. Dia adalah dia dengan segala kekurangan dan kelebihannya. 
Untuk memahaminya tentu membutuhkan waktu dan banyak keluhan yang saya utarakan kepadanya. Keluhan itu menyuarakan sebuah tuntutan bahwa …