Skip to main content

Casing Laptop Patah (UPDATE)

Hi guys!

Mungkin di antara kalian yang langganan blog ini ngeh kalau akhir-akhir ini kok saya doyan "membenarkan" sesuatu. Ya dari televisimucocele, ya dari perawatan kulit, hingga yang terakhir ini adalah benerin casing laptop yang patah. Jadi, karena si laptop Toshiba 14 inchi ini sering saya bawa pulang pergi Bandung-Jakarta di tas ransel, mungkin suatu saat kegencet atau tanpa disadari jatuh, saya menemukan casing di dekat engsel itu patah. Mana besaarr lagi patahannya.

Akibat patah, kalau saya buka laptop, si engsel jadi naik ke atas dan tidak bisa menutup dengan sempurna. Lama-kelamaan ngaruh ke kabel fleksibel LCD rusak. Mulanya webcam mati, layar bergaris setiap gerak atau bergeser, hingga lama-lama blank putih. Bisa sih nyala seperti biasa. Selain faktor keberuntungan, jadi harus diatur posisinya monitornya sedemikian rupa (atau diganjel sesuatu). Nah, sudah susah begitu tidak boleh kesenggol karena layarnya pasti putih. Huu.

Sempat berpikir mau beli laptop baru, tapi merasa sayang karena saya tidak punya masalah sama mesin. Kalau mau laptop yang setara sama sekarang, harganya sekitar Rp4,5 jutaan. Wah, mahal ah. Kemudian saya ada rencana ditugaskan ke luar kota di bulan depan dan harus bawa laptop karena deadline yang ketat. Jadi mau enggak mau harus segera diperbaiki.

Sebagai orang yang jauh dari lingkungan perkomputeran, saya keingetan dengan sebuah tempat service laptop di Mal Citraland. Letaknya di lantai 3. Saat pergi ke sana, kokoh dan cici yang jaga juga cerita bahwa mereka suka terima service casing yang patah. Mereka bilang itu bisa diperbaiki ASAL ada pecahan patahannya. Jadi, kalau patah, jangan dibuang ya patahannya. Itu membantu sekali karena bisa dilem. Kalau kasus saya, karena mulanya saya kira pecahannya hilang, mereka berencana pasang mur di engsel agar tidak naik keluar casing. Tapi syukurnya patahannya masih ada.

Setelah pulang dan menunggu, saya ditelepon bahwa biaya yang dikeluarkan sekitar Rp535.000 yaitu untuk biaya service Rp250.000 dan ganti kabel fleksibel Rp285.000. Sejujurnya itu di bawah budget yang saya kira bakal jutaan. Soalnya udah mikir worst case scenario harus ganti casing gitu. Begitu denger harganya yang reasonable, saya langsung setuju. Lagian biar cepet beres.



Cuman dua hari, saya ditelepon kalau sudah selesai diperbaiki dan bisa diambil. Alhasil saya pergi ke Mal Citraland untuk ambil. Casingnya sudah dilem dan laptop bisa dibuka-tutup dengan baik. Sayangnya pas dicoba, layarnya masih garis-garis di awal. Kalau monitornya di gerakkin ke depan belakang, layarnya bergaris. Sambil menyesal, kokoh menyuruh saya pulang dulu karena dia mau lihat kesalahannya apa. Hanya menunggu beberapa jam, saya ditelepon lagi kalau bisa diambil. Tapi saya baru ambil sekitar tiga hari kemudian. Begitu dicoba, layarnya masih kayak gitu juga. :(

Mereka juga heran karena saat saya enggak ada, laptop baik-baik saja. Masih dengan rasa bersalah, kokoh nanya saya tinggalnya jauh atau tidak. Ya saya bilang cukup jauh. Mungkin karena tidak enak, dia minta saya bawa pulang dulu laptopnya. Karena ada garansi satu bulan, maka kita lihat apakah dalam satu bulan ke depan masih begitu juga atau bisa bener-bener bagus. Kalau masih begitu, kabel bisa diganti.

Jadi, saya akan update sebulan lagi ya (kalau gak malas). Mudah-mudahan enggak ada masalah sih. Karena secara komunikasi dan pelayanan, mereka oke banget. I hope everything's fine and I can recommend this service center to you guys!

Oh ya, saya harus benerin speaker handphone karena kalau nelepon enggak ada suaranya. Makjaangg, banyak amat PRnya!

----------------------------------------------

UPDATE: Jadi, hanya dalam beberapa hari saja, monitor saya bergaris karena memang dari awal kabel fleksinya belum 100% baik. Dan semakin hari semakin parah. Karena ada garansi sebulan, saya balikin lagi. Ternyata kokoh bilang kalau LCD saya kena, jadi harus ganti LCD seharga Rp750k. Phew!! Saya langsung putusin enggak deh karena takut udah beli mahal tapi masih rusak juga. Dan saya udah capek bolak-balik ke sana. Dia menawarkan mau dicariin LCD bekas setengah harga, saya tolak. Rencananya ini mau saya kanibalin saja, saya mau ambil harddisk buat dijadiin harddisk eskternal. Jadi, uang lima ratus ribu yang dihabiskan di awal semacam sia-sia. :( :(

Comments

Fachry Prayasi said…
So the answer is, there's no problem with the flexi cable. You're the problem. LOL
Nia Janiar said…
Elu tuh yang rusak. Elu elu eluuu..

Popular posts from this blog

Mirna.Sabrina.RealitaMedia

[Untuk mengenali tokoh, silahkan baca post sebelumnya]
Hari ini aku menghabiskan hari dengan menonton vcd di komputerku. Film yang aku tonton adalah film-film thriller psikologi. Bejo meminjamkan beberapa untuk satu minggu. Mataku terasa lelah, aku memutuskan untuk tidur. Namun sebelum aku sempat menutup mata, pintu kamarku diketuk.
Tok.. tok..
“Ya?” Aku bangun dari tempat tidur lalu melangkah gontai ke pintu lalu membukanya. Ada seulas senyum disana. Senyum sahabatku. Senyum yang hiperbola. Senyum yang menandakan butuh sesuatu. Senyumnya Sabrina.
Sabrina langsung membuka sepatunya dan menjatuhkan diri ke tempat tidurku.
“Ya ampuuunn.. siang bolong gini tidur.”
“Ralat.. hampir tidur!”
“Kok hampir sih? Tidur kok nanggung?”
“Ya kalau gue tidur, siapa yang mau buka pintu lo?”
Sabrina tertawa.
Sabrina adalah sahabat baikku. Aku, Sabrina dan Bejo selalu bersama-sama. Seperti Bejo, Sabrina dari Jakarta. Seperti Bejo, Sabrina pernah kuliah. Tapi ia mengambil jurusan yang berbeda dikampusnya sekarang.
“…

Hi, Mucocele

Jadi, belakang ini saya bolak-balik rumah sakit karena ada sebuah benjolan di bibir bawah saya. Biasalah, saya ini tipikal orang lama, yang mudah menganggap benjolan sama dengan kanker, makanya saya periksakan diri ke dokter. Sebagai wartawan yang sering wawacara masalah kesehatan, saya menyadari kalau deteksi dini lebih baik daripada terlambat karena bisa ditangani dengan cepat. Walaupun hasil diagnosisnya menggetarkan hati, setidaknya jadi tahu apa yang dilakukan.

Dulu bibir bawah saya pernah bengkak. Saya pergi ke dokter umum di RS Pondok Indah Puri Indah. Bengkak lho ya, bukan benjol. Kata dokternya ini perpaduan sariawan sama pembengkakan jerawat di daerah dagu. Kebetulan saya lagi jerawatan. Duh, malu. Sama dokternya dikasih obat minum dan obat oles yang berbentuk gel dan rasanya manis. Hanya beberapa hari saja, bengkak sudah mengempis dan yang penting udah enggak sakit lagi. Ah, ini mah manja aja pengen buang-buang jatah asuransi. Cis.

Nah, kalau yang kemarin ini adalah benjola…

Pap Smear Pertama Kali. Menakutkan 'Kah?

Jadi saya mau cerita pengalaman saya tes pap smear untuk pertama kali. Karena tulisannya akan bercerita tentang vagina, tolong disikapi secara ilmiah ya. Haha. Eh ini berbahaya lho, jadi tidak boleh tabu.

Pap smear adalah hal yang perlu dilakukan oleh semua wanita, terutama yang sudah berhubungan seks. Bukan setelah menikah saja, karena banyak 'kan yang sudah berhubungan seks sebelum menikah? Hehe. Pap smear berguna sebagai pemeriksaan awal apakah seseorang mengidap kanker serviks (mulut rahim) atau tidak. Nah, kanker serviks dan kanker payudara ini adalah penyakit yang banyak merenggut nyawa wanita. Jadi sebaiknya deteksi dini dilakukan sebelum terlambat!

Jadi, sebelumnya saya sudah tahu info tentang bahaya kanker serviks karena saya pernah liputan tentang berbagai penyakit di kandungan dan wawancara dokter kandungan di sebuah rumah sakit di Jakarta Utara. Banyak wanita yang datang terlambat ke dokter karena kanker ini tidak berasa. Nyeri, terutama di daerah panggul, baru dirasak…