Skip to main content

Posts

Showing posts from June, 2017

Sembilan Minggu Dikandung Badan

Empat bulan pernikahan kami, saya dan suami diberi sebuah tanggung jawab yang besar yaitu adanya kehadiran seorang bayi di perut. Kehadirannya sudah saya curigai saat jadwal menstruasi saya terlambat--hal yang jarang terjadi. Karena saya berniat olahraga dan ngegym tapi takut kalau ternyata hamil, akhirnya saya memutuskan untuk test pack. Dan, ya, ada dua garis di test pack saya. Positif.

Respon pertama saya: "waduh!" Lah, kenapa waduh ya? Toh ada bapaknya. Respon mengaduh muncul karena saat itu saya sedang berada di kosan, sendirian, tanpa suami dan teman. Bukannya bahagia, respon saya cenderung bingung harus bagaimana setelahnya. Ke dokter kah? Test pack dua kali karena ada yang namanya false positive kah? Kasih tahu suaminya kapan ya? Kasih tahu keluarganya kapan ya? Walah, ribet.

Akhirnya saya tanya ke sebuah grup WhatsApp yang isinya teman-teman yang mayoritas sudah pada berkeluarga. Setelah memberi selamat, mereka menyuruh saya untuk test pack lagi. Kemudian atasan sa…

Merantau

Waktu saya lulus kuliah, saya bercita-cita mau kerja di Jakarta. Bukan karena ingin jadi anak gaul Jakarta, tapi karena bidang yang saya idam-idamkan berpusat di Jakarta. Kantor pusat majalah besar mayoritas di Jakarta. Kalau di Bandung, ada beberapa majalah kecil, yang mungkin akan berdampak pada pemasukan yang tidak seberapa.

Saya ingat bahwa saya ditentang kerja di luar kota. Katanya kasihan mama yang sudah tua harus ditinggalkan. Tapi sepupu saya yang muda justru mendorong saya untuk kejar cita-cita. "Bandung - Jakarta itu hanya 2 jam (teori). Setiap minggu kamu bisa pulang. Ayo, merantau, supaya kamu tahu dunia luar."



Keluarga secara tidak sengaja terbiasa "kehilangan" saya karena saya sempat bekerja di perusahaan yang mengharuskan saya stay di Jakarta selama dua minggu setiap bulan. Mungkin karena itu, ketika saya pindah ke sebuah media besar dan harus tinggal di kota ini, mereka tidak terlalu kaget. Syukurlah.

Tinggal di Jakarta tentu jadi melihat hal-hal ya…

COSRX One Step Pimple Clear Pad | Is It Worth The Hype?

Enggak hanya sinetron atau lagu, Korea sepertinya lagi gencar-gencarnya menularkan budaya perkosmetikan di seluruh dunia. Para YouTuber di Amerika juga terlihat penasaran dan mulai pakai skin care dari Korea. Begitu juga di Indonesia. Innisfree, salah satu brand skin care Korea, laris manis ketika membuka tokonya di Senayan City atau Central Park. Orang-orang kini mau pakai masker dari Korea, anti-ageing dari Korea, pelembab dari Korea.. sambil berharap mungkin kulitnya akan sebening orang-orang Korea. Entah Korea Utara atau Korea Selatan yang mereka maksud.

Perkenalan saya pada produk Korea baru setahun belakangan yaitu ketika teman menawarkan jika saya mau nitip Innisfree Jeju Volcanic Pore Clay Mask. Ah, saya pikir enggak ada salahnya mencoba. Mulanya saya tertarik bukan karena ini produk Korea, tetapi karena memang sejak awal saya suka maskeran--dari produk masker Indonesia yang ada di pasaran, masker natural, hingga saripohaci--dan kata volcanic terdengar maskulin dan powerful bi…